Dalam pemikiran Anselmus, alasan mengapa Allah mau menjadi manusia karena Allah tidak dapat menutup realita dari kuasa dosa yang menguasai kehidupan manusia. Realita kuasa dosa dalam kehidupan manusia sangatlah melukai hatiNya.

Sedangkan, merah bermakna seperti daging yang tidak berkulit karena lemahnya kulit tersebut, kemudian Allah SWT menguatkan kulit itu. Selain itu, ada pandangan bahwa bisa jadi yang dimaksud kulit itu ialah pakaian. Artinya, manusia lahir ke dunia tanpa sehelai pakaian, lalu Allah SWT memberinya pakaian. Allah SWT berfirman:

Ia menjadi seperti manusia, dan nampak hidup seperti manusia." Kolose 2:9 berkata, "Sebab seluruh kepribadian Allah berdiam pada Kristus, yaitu pada kemanusiaan-Nya." Yesus seutuhnya Allah dan seutuhnya manusia, dan kebenaran mengenai penjelmaanNya sangatlah penting.

Yesus keturunan Maria inilah yang akan meremukkan kepala ular (mengalahkan setan). Dalam sejarah keselamatan, tentu Tuhan Yesus dan Bunda Maria tidak dapat dipisahkan satu dari yang lain, karena Bunda Maria adalah Ibu Tuhan Yesus. Rencana Allah Bapa mengutus Allah Putra menjelma menjadi manusia, sekaligus menjadi rencana menyiapkan calon ibu-Nya. Rasul Paulus berkata bahwa di dalam Kristus berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allah-an. Kristus menjadi manusia supaya manusia dalam batas-batas tertentu dapat memperoleh pengertian tentang Allah yang tidak terbatas. Alasan kedua mengapa Allah mau menjadi manusia ialah untuk menjembatani jurang pemisah antara Allah dan manusia.
Allah menjadi manusia dan hidup layaknya manusia. Dengan jadi seperti manusia, Allah bisa dengan mudah mengajarkan pribadi Allah dan kasih Allah. Tidak dengan rasa takut atau kegentaran, namun dengan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti oleh manusia. Dengan Allah menjadi manusia, manusia dapat merasakan kehadiran Allah tanpa ada rasa takut.
Maksud dari utang itu adalah dosa. Diutusnya Kristus ke dunia, karena Allah telah menugaskan putra-Nya untuk membayar utang dosa umat manusia melalui darah-Nya di kayu salib. Atas peristiwa itu, Tuhan Allah mengampuni umat manusia di dalam Kristus dengan melunasi utang-utang umat manusia kepada-Nya. Sungguh besar rahmat Allah bagi manusia, karena Allah berkanan menjadi manusia Isa Al-Masih yang adalah Klaimatullah/Firman Allah. Tujuannya ialah untuk memberikan keselamatan bagi umat manusia yang dikasihi-Nya. Dia bisa menjelma menjadi manusia, menjadi alat pembenaran iman, menjadikan iman mereka yang buta tanpa akal. Akal mengatakan

Penjelmaan (Inkarnasi) Allah Menjadi Manusia Agar salib sungguh dapat menjadi kenyataan, maka Allah harus menjelma menjadi manusia. Penjelmaan Allah, inkarnasi, adalah dasar bagi salib dan kebangkitan. Apabila Allah dalam Yesus tidak menjadi manusia, maka jurang pemisah antara Allah dalam Yesus tidak pernah dapat dijembatani.

Qct3D0.
  • n08vmwwlxh.pages.dev/695
  • n08vmwwlxh.pages.dev/384
  • n08vmwwlxh.pages.dev/23
  • n08vmwwlxh.pages.dev/710
  • n08vmwwlxh.pages.dev/273
  • n08vmwwlxh.pages.dev/956
  • n08vmwwlxh.pages.dev/733
  • n08vmwwlxh.pages.dev/44
  • n08vmwwlxh.pages.dev/525
  • n08vmwwlxh.pages.dev/69
  • n08vmwwlxh.pages.dev/993
  • n08vmwwlxh.pages.dev/736
  • n08vmwwlxh.pages.dev/547
  • n08vmwwlxh.pages.dev/507
  • n08vmwwlxh.pages.dev/915
  • allah menjelma menjadi manusia karena